“Apa yang menurutmu real merupakan realitasmu”.
Ayah kaya saya sanggup membeli sebidang tanah yang mahal, meskipun dia tidak mempunyai banyak uang saat itu, karena dia menjadikan “mampu membelinya” bagian dari realitasnya.
Dia menghabiskan waktu berbulan-bulan memikirkan rencana agar sanggup membelinya. Dia bekerja keras untuk menerima apa yang berada diluar realitasnya dan menjadikanya bagian dari realitasnys. Bukan uang yang membuat ayah kaya saya lebih kaya. Tetapi kemampuanya untuk memperluas realitasnya yang akhirnya membuatnya semakin kaya.
Saya tidak menyarankan orang untuk memulai bisnis mereka sendiri. Saya menyatakan bahwa setiap orang harus mengurus bisnis mereka sendiri. Ketika saya mengatakan ‘mengurus bisnis mereka sendiri’, maksud saya mereka harus mengurus portofolio investasi mereka. Tidak selalu berarti memulai bisnis mereka sendiri, walaupun bisnis yang berjalan baik sering kali merupakan asset yang membuat orang kaya sangat kaya.
Apakah berinvestasi bersiko?
Orang banyak berkata, “Berinvestasi itu beresiko”. Bagi mereka pendapat itu real, dan karena mereka piker itu real, maka ia menjadi realitas, walaupun berinvestasi tidak harus beresiko. Meskipun selalu ada resiko, tetapi tidak harus beresiko.
Terutama berisiko jika anda tidak bersedia gagal atau gagal hanya sekali sebelum anda berhenti. Bahkan lebih buruk lagi kalau anda berpikir bahwa gagal itu jelek. Saya diajar oleh ayah kaya saya untuk memahami bahwa kegagalan merupakan bagian dari kemenangan. Meskipun saya sukses dimasa lampau, saya masih menyadari bahwa kemungkinannya tetap sama. Setiap kali saya memulai sebuah bisnis, saya tetap sadar bahwa Sembilan dari sepuluh akan gagal.
Mengapa?
Karena saya perlu tetap rendah hati dan menghormati kemungkinan.
Kalau anda ingin sukses dalam hidup, anda perlu selalu menunjukan rasa hormat terhadap kemungkinan, tidak peduli seberapa suksesnya anda di masa lampau.
Tanpa orang-orang yang bersedia mengambil risiko, kita akan menjadi bangsa yang terbelakang secara financial. Orang-orang yang menanggung risiko meningkatkan kemakmuran.
Banyak perdebatan dalam kehidupan nyata disebabkan oleh perbedaan realitas
Saya ingin menekankan kepada anda bahwa ada risiko dalam apa yang saya lakukan tetapi tidak harus berisiko.
Ayah kaya saya menjelaskan tentang pentingnya mengetahui resiko, imbalan dan memiliki strategi kemenangan yang meliputi kekalahan. Dia juga sadar bahwa imbalan keberhasilan hanya satu dari sepuluh kali itu jauh lebih penting dari pada risiko kalah Sembilan dari sepuluh kali.
Ayah kaya berkata: Sebagian besar orang hanya berpikir sebatas apa yang pandai dan apa yang beresiko. Orang yang cerdas secara financial berpikir dari sudut risiko dan imbalan.
Orang-orang yang cerdas secara financial menimbang resiko dan mereka menimbang imbalanya. Jika imbalanya cukup besar, merek akan mencari strategi atau rencana yang akan meningkatkan kemungkinan sukses mereka tidak peduli berapa kali mereka akan kalah sebelum mereka menang.
Berharap untuk menang 100 persen dari keseluruhan dan tidak pernah kalah adalah realitas pecundang. Seperti yang dikatakan ayah kaya, “strategi kemenangan harus meliputi kekalahan.”
Ayah kaya berkata: Para pecundang adalah orang-orang yang berpendapat bahwa kalah itu jelek. Pecundang tidak sanggup kalah dan sering menghindari kekalahan berapapun biayanya. Pecundang terus menerus kalah dan pemenang terus menerus menang hanya karena pemenang tahu bahwa kekalahan adalah bagian dari kemenangan.
Bersediakah kalian kalah Sembilan puluh Sembilan dari 100 kali?
Jawabanya adalah bersedia kalau imbalan kemenangannya lebih besar dari risiko dan biaya kekalahan Sembilan puluh Sembilan kali.
Ayah kaya berkata: Wright bersaudara memilih bentangan pasir berumput yang datar dan luas untuk melatih kegagalan. Para pemuda itu tahu bahwa mereka akan gagal sehingga mereka mencari sebidang tanah yang sangat aman untuk gagal. Mereka tidak melompat dari jembatan atau tebing. Mereka mencari sebidang tanah yang datar yang luas dengan angin kencang yang bagus, dan berlatih kegagalan hingga suatu hari mereka bisa terbang. Karena kesediaan mereka untuk mengambil resiko secara bijaksana, kedua pemuda itu mengubah dunia selama-lamanya.
Ayah kaya berkata: Bersedialah berpikir diluar kotak. Setiap orang bisa berpikir diluar kotak selama satu hari. Pertanyaanya adalah, bisakah kamu berpikir diluar kotak selama bertahun-tahun? Kalau bisa, kamu akan menjadi semakin kaya.
Pelajaranya adalah bahwa pikiran kita merupakan alat daya ungkit kita yang paling hebat. Apa saja yang menurut kita real akan menjadi realitas, pada umumnya.
Daya ungkit nomor 1 adalah daya ungkit yang terdapat dalam pikiran anda karena disitulah realitas anda terbentuk.
Jika anda ingin pensiun muda dan pensiun kaya, anda mungkin perlu mengubah dan memperluas realitas anda serta menjadikan memperluas dan mengubah realitas anda sebagai kebiasaan. Seperti ayah kaya saya yang terus menerus mengingatkan “Pikiran dan perkataan kalian menjadi kenyataan”.
Saya perlu memiliki kesediaan untuk memikirkan ide diluar realitas saya, dan terus memikirkan ide itu hingga ide yang berada dalam jangkauan kemungkinan itu menjadi realitas saya.
Orang perlu memmbelanjakan uang yang lebih banyak kalau mereka ingin menjadi kaya …tetapi mereka harus tahu cara membelanjakannya dan apa yang dibeli supaya menjadi kaya.
Saya percaya apa yang dikatakan Bill Philips adalah bahwa hanya setelah anda tidak dapat bergerak lebih jauh lagi, pada saat anda gagal, maka anda mulai pulih dan bertumbuh kembali.
Kabar baiknya adalah jika anda terus menerus melampaui batas anda, anda akan memperoleh daya ungkit terbaik.
Jika anda benar-benar ingin pensiun muda dan pensiun kaya, tempat untuk memulai adalah dengan realitas anda sendiri.
Dikutip dari Buku retire young retire rich (Robert Kiyosaki)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berfikirlah untuk hidupmu dan Berbuatlah atas Fikiranmu.
Orang kecil hidup untuk dirinya sendiri, Orang BESAR hidup untuk orang lain.
Renungkanlah...
Semoga anda menjadi orang Besar yang berbuat banyak kebaikan untuk orang lain. Semoga...
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.